Ilustrasi, sumber foto: naturalhealthyliving.net
Apakah kamu sering dihantui perasaan khawatir dan berbagai macam pikiran negatif tentang hubunganmu? Atau, kamu sering dilanda rasa takut dia akan meninggalkanmu?
Perasaan insecure memang wajar untuk dialami selama beberapa waktu, tetapi penting bagi kita untuk mengendalikan perasaan ini agar tidak mempengaruhi pikiran kita. Tanpa pengendalian diri yang tepat, rasa insecure dapat menyebabkan beberapa sikap toxic yang akan membahayakan hubunganmu dengannya.
Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mengenali tanda-tanda saat kamu mulai merasa insecure dalam menjalin hubungan. Yuk, simak artikelnya!
1. Kamu tidak mempercayai pasanganmu
Kepercayaan merupakan pondasi dasar dalam membangun hubungan yang sehat. Ketika kamu merasa insecure, sulit bagi dirimu untuk mempercayai pasangan sepenuhnya. Kamu lebih curiga, mengintai media sosialnya, atau memeriksa ponselnya hanya untuk memastikan dia tidak menyembunyikan sesuatu darimu.
Sikap ini bisa jadi terbentuk karena pengalaman pahitmu di masa lalu, atau kamu takut pasangan akan mengkhianatimu. Tetapi terus memproyeksikan kekhawatiranmu pada pasangan dapat berdampak negatif pada hubungan kalian saat ini. Selain menghalangimu untuk memiliki kepercayaan penuh pada pasangan, hal ini juga dapat menghambat terbentuknya komunikasi yang intim dan terbuka dengan pasanganmu.
2. Kamu sering membandingkan dirimu dengan mantan pasangan
Apakah kamu sering membandingkan dirimu dengan mantan pacar pasangan dan merasa tidak cukup baik? Rasa penasaran dengan mantan pacarnya merupakan sikap yang wajar, apalagi saat kamu sedang mengambil langkah serius dalam menjalin hubungan - tentunya kamu ingin tahu bagaimana masa lalu pasanganmu.
Namun, berbeda dengan perbandingan. Sangat penting bagi kita untuk menyadari bahwa setiap individu itu unik dan berbeda. Kamu tidak dapat terus membandingkan dirimu dengan orang lain dan berharap sebaik mereka. Jika pasanganmu yakin memilih dirimu, pasti ada kualitas dalam dirimu yang tidak bisa ditemukan pada mantan lainnya.
3. Kamu selalu mencari validasi pasanganmu
Masing-masing dari kita pasti sangat senang jika dipuji oleh pasangan kita, apalagi jika setiap pagi kita selalu disambut dengan kata-kata “I love you”.
Tetapi perasaan insecure membuat kamu ingin mendengar validasi pasanganmu sepanjang waktu. Kamu tampaknya perlu diyakinkan oleh pasangan bahwa dirimu layak dan berharga. Dikutip dari Bustle.com, psikolog klinis Alicia H Clark mengatakan bahwa kurangnya kesabaran pada pasangan untuk meyakinkanmu bisa diartikan bahwa kamu terlalu mengandalkan mereka tanpa berusaha berbuat cukup untuk diri sendiri.
4. Kamu mencoba mendominasi hubungan
Perasaan rendah diri yang disebabkan oleh rasa tidak aman dapat terwujud dalam beberapa sikap toxic yang berbahaya bagi hubungan. Salah satunya, kecemburuan yang berlebihan dan berujung pada pengendalian perilaku. Kamu ingin memiliki kontrol yang kuat agar memiliki "kekuatan" yang setara dengan pasanganmu, tanpa berpikir bahwa ketakutanmu yang berlebihan dapat berdampak negatif pada hubungan.
5. Kamu mencoba untuk menghindari konflik dengan pasanganmu sebisa mungkin
Perasaan insecure membuatmu takut dengan penolakan. Akhirnya, kamu cenderung setuju dengan kata-kata pasangan tanpa berani mengungkapkan pendapatmu. Kamu takut pasangan akan menjudge dirimu atau menolak dan meninggalkanmu sendirian.
Sikap ini tentu akan berdampak buruk bagi hubungan dan dirimu sendiri. Kamu tidak bebas mengungkapkan pendapatmu, kamu akan selalu merasa tertekan dan tidak bahagia. Faktanya, belum tentu pasanganmu akan menghakimimu ketika kamu ingin berbicara jujur.
Ingatlah bahwa penting untuk memiliki keterbukaan dan kepercayaan dengan pasangan tentang kekhawatiranmu. Tapi pertama-tama, mulailah dengan mencintai diri sendiri dan bersedia menerima diri sendiri dengan baik. Coba pikirkan cara agar tidak kewalahan oleh perasaan insecure.
Situs Bolatangkas Online | Agen Bolatangkas Online | Judi Bolatangkas Terpercaya | Pusat Bolatangkas
Posting Komentar