Ilustrasi, sumber foto: Istimewa

Pusat Bola Tangkas - Tapak dara sering digunakan sebagai tanaman hias karena bentuknya yang indah. Namun dibalik itu semua, terdapat berbagai manfaat tapak dara bagi kesehatan tubuh, yang membuat tanaman ini sering digunakan sebagai obat alami untuk mengobati sejumlah penyakit.


Caranthus roseus (L.) G. Don atau lebih dikenal dengan tapak dara atau Madagaskar periwinkle adalah tumbuhan tropis dengan tinggi 80–100 cm dengan bunga berwarna merah muda, ungu, dan putih. Seluruh bagian tanaman tapak dara, seperti akar, bunga, daun, dan batangnya dapat digunakan sebagai obat alami.


Manfaat Tapak Dara untuk Kesehatan


Berbagai manfaat tapak dara bisa kamu dapatkan dari nutrisi yang terkandung di dalamnya, seperti karbohidrat, flavonoid, saponin, dan alkaloid. Namun, alkaloid merupakan senyawa yang paling berpotensi mendatangkan manfaat bagi tanaman tapak dara.


Di bawah ini adalah manfaat tapak dara untuk kesehatan:


1. Mengobati kanker


Mengobati kanker adalah salah satu manfaat tapak dara yang terkenal. Manfaat ini didapat dari sejenis senyawa alkaloid bernama vinblastine dan vincristine yang banyak terdapat pada daun dan batang tapak dara.


Vinblastine dan vincristine sering digunakan sebagai senyawa aktif utama dalam kemoterapi untuk mengobati berbagai jenis kanker, seperti kanker paru-paru, kanker payudara, leukemia, limfosarkoma, koriokarsinoma, dan neuroblastoma.


2. Mencegah kerusakan oksidatif


Kandungan flavonoid pada tanaman tapak dara memiliki sifat antioksidan yang sangat baik untuk mencegah kerusakan oksidatif akibat radikal bebas berlebih di dalam tubuh.


Hal ini dapat mengurangi risiko kamu terkena berbagai penyakit kronis, seperti aterosklerosis, hipertensi, dan penyakit neurodegeneratif, seperti penyakit Parkinson dan penyakit Alzheimer.


3. Menurunkan kadar gula darah


Senyawa vindoline dan vindolicine dalam tanaman tapak dara mampu menurunkan kadar gula darah, sehingga mengurangi risiko terkena diabetes. Selain itu, kedua senyawa ini juga dapat digunakan untuk mengobati diabetes tipe 2.


4. Menurunkan kadar kolesterol


Penelitian menunjukkan bahwa kandungan flavonoid dan vinpocetine yang terkandung dalam ekstrak daun tapak dara memiliki khasiat untuk menurunkan kolesterol total, trigliserida, dan kolesterol jahat (LDL).


Hal ini pada gilirannya dapat mengurangi risiko terkena penyakit akibat kadar kolesterol tinggi, seperti stroke, serangan jantung, dan penyakit ginjal kronis.


5. Mengobati diare


Ini juga salah satu manfaat tapak dara. Penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun tapak dara memiliki sifat antidiare yang baik, sehingga dapat membantu meredakan gejala dan mengobati diare.


Meski manfaat tapak dara untuk kesehatan cukup beragam, manfaat tersebut masih memerlukan penelitian lebih lanjut. Selain itu, ada risiko efek samping yang perlu diwaspadai di balik penggunaan tapak dara, seperti mual, muntah, rambut rontok, pusing, pendarahan, kejang, hingga kerusakan hati.


Post a Comment

أحدث أقدم