Ilustrasi, sumber foto: iStockphoto
Pusat Bola Tangkas - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat ada ribuan gempa yang terjadi di Indonesia sejak Januari hingga Agustus 2021. Koordinator Mitigasi Gempa dan Tsunami BMKG, Daryono mengatakan, hingga Agustus 2021 telah terjadi 14 kali gempa yang merusak.
“Selama bulan Agustus 2021 di Indonesia didominasi aktivitas gempa dengan magnitudo kecil (M<5,0) yang terjadi sebanyak 781 kali, sedangkan gempa signifikan (M>5,0) terjadi 26 kali,” kata Daryono dalam keterangannya, Rabu (8/9/2021).
Terjadi 3 kali gempa destruktif pada Agustus 2021
Daryono mengatakan, pada Agustus saja, ada tiga gempa yang tergolong destruktif. Gempa berkekuatan lebih dari 5 magnitudo.
Berikut rinciannya:
Gempa Tanggamus, Lampung magnitudo 5,3 pada 6 Agustus 2021 dipicu aktivitas subduksi lempeng. Gempa ini menyebabkan kerusakan ringan pada bangunan rumah akibat gempa di Kota Agung berupa dinding bangunan yang retak-retak.
Gempa Padang Lawas Utara, Sumatera Utara magnitudo 5,2 pada 11 Agustus 2021 merusak beberapa rumah, dipicu sesar aktif yaitu Sesar Besar Sumatera (The Great Sumatra Fault Zone) tepatnya pada Segmen Toru. Gempa ini menimbulkan kerusakan ringan seperti retak-retak pada dinding, seperti yang terjadi di Komplek Perumahan Bandara Aek Godang dan bangunan Pondok Pesantren Nurul Falah, Panompuan.
Gempa Tojo Unauna, Sulawesi Tengah magnitudo 5,8 pada 26 Agustus 2021 merusak beberapa rumah, dipicu sesar aktif yang belum terpetakan. Gempa menimbulkan kerusakan ringan pada beberapa rumah warga.
Daerah rawan gempa
Daryono menjelaskan hingga Agustus 2021, BMKG mencatat ada 11 wilayah yang masuk kategori rawan gempa. Wilayahnya tersebar dari Aceh hingga Papua.
Berikut daftarnya:
Aceh-Simeulue
Sebelah barat Sumatra Utara
Sebelah barat Bengkulu-Lampung
Selat Sunda
Selatan Pulau Jawa
NTB-Sumba
Sulawesi Tengah (Sigi dan Tojo Unauna)
Sulawesi Selatan (Morowali)
Laut Maluku
Ambon-Seram
Papua bagian utara
Ribuan gempa terjadi dari Januari hingga Agustus 2021
Sebelumnya, BMKG mencatat ada ratusan gempa yang terjadi setiap bulannya, mulai Januari hingga Agustus 2021. Rata-rata terjadi sekitar 300-400 gempa setiap bulannya.
“Grafik aktivitas gempa di Indonesia hingga Agustus 2021. Rata-rata kejadian gempa per bulan melampaui rata-rata gempa bulanan setiap tahun (300-400 kali),” kata Kepala Bidang Penanggulangan Gempa dan Tsunami BMKG, Daryono, melalui akun Twitter-nya, Selasa (7/9/2021).
Daryono menjelaskan, gempa paling banyak terjadi pada Juli 2021, yakni 1.085 gempa. Kemudian, yang kedua terbanyak terjadi pada Mei 2021, dengan 933 gempa.
Berikut data gempa yang terjadi pada Januari hingga Agustus 2021:
Januari: 666 kali
Februari: 534 kali
Maret: 918 kali
April: 805 kali
Mei: 933 kali
Juni: 845 kali
Juli: 1.085 kali
Agustus 807 kali

Posting Komentar