Pusat Bola Tangkas - Pemimpin Taliban dan Pemimpin Tertinggi Afghanistan, Hibatullah Akhundzada, sumber foto: Istimewa
Pemimpin Taliban, Hibatullah Akhundzada, dikabarkan bakal menjadi pemimpin pemerintahan baru Afghanistan. Taliban akan mengumumkan susunan kabinet pemerintahannya dalam beberapa hari ke depan.
"Tak perlu diragukan lagi kehadiran Amirul Mukminin (Hibatullah Akhundzada) di pemerintahan. Ia akan menjadi pemimpin pemerintahan dan seharusnya tidak ada pertanyaan tentang ini," kata anggota Komisi Budaya Taliban, Anamullah Samangani, tulis Al Arabiya melansir media lokal ToloNews, Rabu (1/8/2021).
Walaupun begitu, Akhundzada kabarnya tidak memegang jabatan presiden dan perdana menteri dikarenakan Taliban mengikuti sistem pemerintahan di Iran. Akhundzada diprediksi akan menjadi Pemimpin Tertinggi Afghanistan membawahi presiden atau perdana menteri.
Sejauh ini, terdapat sejumlah nama yang diprediksi menjadi kandidat kuat pemimpin pemerintahan. Selain Akhundzada, ada juga nama salah satu pendiri Taliban, Abdul Ghani Baradar dan anak sulung pendiri Taliban Mohammed Yaqoob.
Taliban segera deklarasikan susunan kabinet pemerintahan
Samangani menyebutkan bahwa mereka telah menyelesaikan pembahasan tentang susunan pemerintahan baru Afghanistan. Dia juga menyebut Taliban akan segera mengumumkan pemerintahan baru itu dalam hitungan hari, bukan pekan.
ToloNews juga melaporkan Taliban sudah menunjuk orang-orang yang akan mengisi posisi gubernur, kepala polisi untuk tingkat provinsi dan distrik.
Pada pekan sebelumnya, juru bicara utama Taliban Zabihullah Mujahid menyebut proses penyusunan kabinet itu hampir rampung. Menurutnya, Taliban telah menunjuk pejabat untuk menjalankan lembaga-lembaga utama, termasuk kementerian kesehatan dan pendidikan masyarakat dan bank sentral.
Orang-orang dari pemerintahan lama Afghanistan akan terdepak
Diberitakan sebelumnya, tidak ada kemungkinan Taliban akan melantik pejabat dari pemerintahan sebelumnya walaupun telah berulang kali mengatakan akan mencari pemerintahan yang komprehensif.
"Orang-orang kami telah berjuang selama 20 tahun. Mereka emosional dan tidak akan menerima orang luar. Ini akan memakan waktu untuk mengubah mentalitas orang-orang kami sehingga orang lain dapat diakomodasi," kata sumber anonim Nikkei Asia, yang merupakan salah satu dari pimpinan senior Taliban.
Kabinet baru pemerintahan Afghanistan diperkirakan bakal diisi oleh para pemimpin dan dan anggota dewan syura Taliban. Petinggi Taliban itu mengatakan bahwa hampir seluruh anggota dewan syura, yang berjumlah 26 orang, akan dilantik ke dalam kabinet.
Tidak akan ada perempuan dalam kabinet
Belum ada pernyataan resmi dari juru bicara Taliban mengenai perempuan sebagai calon pengisi kabinet. Selama ini, Taliban selalu disorot tentang ideologinya yang menyebabkan sejumlah pembatasan terhadap peran dan aktivitas perempuan.
Walaupun demikian, sumber anonim Nikkei memastikan perempuan tidak akan dimasukkan dalam kabinet pertama Taliban kali ini. "Tetapi kemungkinan ini tidak dapat dikesampingkan di masa depan," imbuhnya.

إرسال تعليق