Ilustrasi, sumber foto: Istimewa
Sakit gigi sering terjadi saat Anda makan es krim, minum teh hangat, atau bahkan menggosok gigi. Keluhan ini umumnya disebabkan oleh gigi sensitif. Untuk mengatasi dan mencegah sakit gigi, ada beberapa cara jitu yang bisa dilakukan.
Sakit gigi akibat gigi sensitif terjadi saat lapisan bawah gigi (dentin) terbuka. Hal ini membuat akar gigi yang memiliki ribuan saraf kecil lebih mudah terpapar berbagai rangsangan, seperti makanan atau minuman panas, dingin, manis, atau asam.
Berbagai Penyebab Sakit Gigi dan Sensitivitas
Gigi sensitif atau terasa ngilu dapat dengan mudah disebabkan oleh banyak hal. Berikut ini adalah beberapa penyebab sakit gigi yang sering terjadi:
Kebiasaan menggosok gigi terlalu kencang atau menggunakan sikat gigi dengan bulu yang kasar
Radang gusi atau gusi tertarik
Gigi berlubang, retak, patah, atau kebiasaan menggemeretakkan gigi
Efek samping dari prosedur tertentu pada gigi, seperti pemutihan gigi dan penempatan mahkota gigi
Penggunaan obat kumur jangka panjang
Penumpukan plak pada gigi
Konsumsi makanan dan minuman yang terlalu asam atau manis
Cara menghilangkan sakit gigi
Mengunjungi dokter gigi adalah langkah pertama yang bisa Anda lakukan jika gigi Anda sakit. Dokter akan mendeteksi penyebab sakit gigi berdasarkan riwayat keluhan, gejala yang dialami, dan hasil pemeriksaan.
Pasta gigi untuk gigi sensitif
Pasta gigi khusus untuk gigi sensitif mengandung formula tertentu yang dapat menghambat atau mengurangi munculnya rasa sakit atau sensasi pegal pada gigi. Namun pasta gigi ini perlu digunakan beberapa kali agar keluhan sakit gigi bisa teratasi.
Fluoride treatment
Fluoride treatment dapat dilakukan dengan mengoleskan fluorida dalam bentuk gel pada lapisan terluar gigi untuk memperkuat enamel atau lapisan pelindung gigi. Dengan lapisan gigi yang kuat, keluhan sakit gigi bisa mereda.
Teeth bonding
Prosedur ini dilakukan dengan menempelkan bahan tertentu, biasanya resin, pada permukaan akar gigi yang terbuka atau terbuka. Ketika prosedur teeth bonding dilakukan untuk mengatasi gigi berlubang, umumnya dokter memerlukan anestesi lokal.
Operasi gusi
Akar gigi yang kehilangan lapisan gusi bisa menyebabkan gigi sakit. Solusi yang bisa dilakukan oleh dokter adalah dengan mengambil permen karet dari bagian yang lain lalu meletakkannya di bagian yang hilang tersebut.
Perawatan saluran akar gigi (root canal treatment)
Perawatan saluran akar dilakukan dengan merawat inti atau pulpa gigi. Cara ini umumnya dilakukan bila jenis perawatan lain tidak efektif untuk gigi yang sakit atau rasa sakit yang Anda alami tidak tertahankan.
Beberapa Tips Mencegah Sakit Gigi
Agar gigi Anda terbebas dari rasa sakit saat mengonsumsi berbagai jenis makanan atau minuman, Anda perlu menjaga kesehatan gigi. Berikut ini beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah sakit gigi atau kepekaan
1. Gosok gigi secara teratur
Menyikat gigi dua kali sehari dengan bulu sikat yang lembut dan pasta gigi yang mengandung fluoride adalah cara paling sederhana untuk menjaga kebersihan dan kesehatan gigi.
Hindari menggosok gigi terlalu keras, terutama di sekitar garis gusi, untuk mencegah cedera pada gusi. Setelah menyikat gigi, gunakan benang gigi untuk membersihkan sisa makanan yang tersangkut di sela-sela gigi Anda.
2. Hindari menggeretakkan gigi
Kebiasaan menggemeretakkan gigi lama kelamaan bisa membuat gigi rapuh dan sensitif. Jika Anda punya kebiasaan seperti ini, coba kenakan pelindung mulut, terutama saat tidur.
3. Perhatikan makanan dan minuman yang dikonsumsi
Batasi makanan dan minuman yang bersifat asam, seperti soda, yogurt, tomat, dan jeruk, serta makanan atau minuman yang banyak mengandung gula. Makanan dan minuman asam atau manis dapat mengikis enamel gigi, membiarkan dentin terbuka.
Jika Anda ingin meminum soda atau minuman asam lainnya, gunakan sedotan untuk mengurangi risiko timbulnya gigi. Setelah itu, minum air putih untuk menormalkan kadar asam di mulut.
Hindari menyikat gigi segera setelah mengonsumsi makanan dan minuman yang mengandung asam atau gula. Tunggu sekitar 30 menit dulu. Asam membuat enamel gigi lebih lembut dan mudah terkikis saat menyikat.
4. Periksakan gigi secara rutin ke dokter gigi
Selain rutin menggosok gigi dan membatasi konsumsi makanan yang bersifat asam, Anda juga perlu memeriksakan gigi ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali atau sesuai jadwal yang direkomendasikan oleh dokter gigi.
Perawatan rutin dan menjaga kebersihan gigi adalah kunci utama pencegahan sakit gigi akibat gigi sensitif. Jika Anda masih merasa sakit gigi meski sudah melakukan beberapa tips di atas, segera konsultasikan keluhan Anda ke dokter gigi.
Situs Bolatangkas Online | Agen Bolatangkas Online | Judi Bolatangkas Terpercaya | Pusat Bolatangkas
Posting Komentar